Friday, November 15, 2013

Mari Berolah Raga Saat Hamil Yuk !


Apa sih manfaat berolah raga saat hamil dok ?


Sebuah studi pada tahun 1992 oleh Lois Jovanovic-Peterson menemukan bahwa ibu yang mengalami diabetes kehamilan bisa menurunkan kadar gula darah mereka ke titik normal dimana mereka tidak lagi membutuhkan suntikan insulin dengan melakukan olahraga aerobik selama 20-30 menit tiga kali seminggu.

Dr Tanya K. Sorensen melaporkan pada pertemuan tahunan 2002 Society for Maternal-Fetal Medicine di Amerika bahwa olahraga selama kehamilan tampaknya mengurangi resiko terkena pre-eklampsia.

Adapun dalam proses persalinan, studi yang dilaporkan dalam Jurnal Penelitian pada tahun 1991 kembali menunjukkan bahwa ibu yang berolahraga 20 menit tiga kali seminggu selama paling sedikit 20 minggu kehamilan mereka akan memiliki proses persalinan yang lebih pendek pada kala kedua-nya (kala pengeluaran bayi) dan lebih sedikit komplikasi selama persalinan dibandingkan dengan ibu yang jarang atau bahkan tidak pernah melakukan olahraga.

James Clapp, MD pada tahun 1996 melaporkan bahwa wanita yang berolahraga selama kehamilan melahirkan bayi mereka rata-rata 5 hari lebih awal dibandingkan dengan ibu yang tidak pernah berolahraga dan mereka jarang memerlukan intervensi medis. Dalam makalahnya The American Journal of Sport Medicine ia menyatakan, "Fase aktif dalam persalinan mereka adalah sekitar 2 jam lebih pendek, bukti klinis dan laboratorium terhadap kondisi stres janin juga menurun, dan timbulnya persalinan operatif (forceps atau operasi caesar) berkurang dari 48% menjadi 14%. "

Tetap bugar dan sehat juga dangat bermanfaat untuk bayi Anda. Dalam sebuah penelitian di tahun 1997 dari Case Western Reserve University di Cleveland James Clopp, MD menemukan bahwa di usia 5 bulan, bayi dari ibu yang berolahraga minimal 30 menit tiga kali seminggu memiliki tingkat lemak tubuh yang lebih rendah dan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi, serta lebih mampu berbahasa lisan.

Jika manfaat fisik tidak cukup untuk Anda, pada tahun 2003 Dacosta dan rekan menerbitkan sebuah studi dalam Journal of Psychosomatic Obstetri dan Ginekologi menunjukkan bahwa ibu yang berolahraga selama kehamilan maka, kejadian depresi post partum/paska melahirkan lebih sedikit, kecemasan dan stres selama kehamilan juga lebih sedikit.

Jadi olahraga selama kehamilan bagus untuk Anda secara fisik dan emosional. Hal ini dapat membuat Anda lebih nyaman selama kehamilan dan membantu Anda selama persalinan. Ia bahkan bisa membantu bayi Anda semakin sehat. Dengan alasan yang baik begitu banyak, bagaimana bisa Anda tetap tidak mau berolahraga selama masa kehamilan?

Berikut daftar alasan untuk mulai berolahraga hari ini:
11. Berat badan bayi Anda akan sesuai dengan tumbuh dan kembangnya
22.  Persalinan akan terasa lebih mudah dan lancar, tentu saja, karena sistem kardiovaskular yang sehar membuat Anda lebih semangat dan stamina kuat terutama pada tahap kala dua (melahirkan bayi). Satu studi menemukan bahwa ibu yang rajin olehraga maka , permintaan obat nyeri selama persalinan lebih rendah sekitar 58 persen daripada ibu yang tidak olahraga
33. Anda menurunkan risiko diabetes kehamilan Anda dengan sebanyak 27 persen
44.  Suasana hati Anda akan lebih baik selama masa kehamilan
55. Sekitar dua pertiga dari wanita hamil mengalami sakit punggung, tetapi jika Anda sering olahraga apalagi Yoga, maka semua keluhan tersebut dapat di atasi.
66.  Sistem pencernaan Anda lebih sehat
77.  Anda memiliki lebih banyak energi selama masa kehamilan dan persalinan
88.  Anda cenderung menjadi bugar walaupun hamil di usia pertengahan
910.  Proses persalinan menjadi lebih lancar
111. Anda dapat belajar untuk bersantai Dengan penekanan pada gerakan pernapasan, meditasi dan menyenangkan, yoga prenatal membantu ibu yang stres menjadi tenang.
112. Olahraga dapat mengurangi pembengkakan pada kaki selama masa kehamilan
113. Olahraga juga mengurangi kemungkinan kejadian morning sickness di awal kehamilan Anda
114. Setelah melahirkan, pemulihan tubuh Anda akan lebih cepat dan lebih lancar
115. Anda akan lebih mudah untuk menghindari depresi prenatal ini terutama berlaku jika Anda berolahraga di luar ruangan karena cahaya terang memiliki efek antidepresan. Beberapa wanita hamil sekitar persen 12 sampai 20 persen mengalami depresi, yang terkait dengan tidur yang buruk dan masalah pernikahan setelah melahirkan.
116. Anda merasa lebih memegang kendali Ketika tubuh Anda berubah
117. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dari ibu yang rajin berolahraga selama kehamilan memiliki ingatan yang lebih baik, selain skor yang lebih tinggi pada tes kecerdasan dan bahasa.
118. Anda menerobos keluar dari kebiasaan anda Kehamilan latihan sering memaksa Anda untuk mencoba sesuatu yang baru-untuk berenang ketika Anda digunakan untuk menjalankan, untuk mencoba Wii Fit Ski bukan snowboarding, untuk memberikan Pilates berputar.

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang sangat cocok untuk ibu hamil”
11. Yoga, manfaatnya begitu luar biasa dan gerakannya begitu beragam dan dapat disesuaikans esuai umur kehamilan Anda
22. Berjalan dapat memperkuat jantung / paru-paru, meningkatkan stamina.
33. Berenang Menguatkan jantung / paru-paru, mengurangi ketegangan pada sendi.
44. Pilates dapatMemperkuat seluruh tubuh, terutama otot inti
55. Latihan Beban Meningkatkan otot dan kekuatan.
66. Belly dance mampu membuat posisi janin lebih optimal, Meningkatkan kekuatan, stamina dan relaksasi.
Semua latihan hendaknya dilakukan tidak secara berlebihan. Diperlukan dukungan suami dan pengawasan dari ahli olah raga kehamilan agar ibu dan janin dalam kandungan lebih sehat. 

 






0 komentar:

Post a Comment